Menu

Mode Gelap
Asatu Desak Kejari Bulukumba Segera Tetapkan Tersangka Kasus UPPO Bulukumba Satu Lagi, Komplotan Curnak di Bulukumba Diringkus Polisi WRC dan PSMP Sulsel Desak Pengusutan Dugaan Pengelolaan Kawasan Lindung di Batu Tongkaraya Bantu UMKM di Bulukumba, HIPMI Bakal Gelar Ramadhan Fair 2023 Teroris KKB Kembali Menyerang dan Tembak Warga Sipil di Yahukimo, Pelaku Pecatan Prajurit TNI

DAERAH · 4 Mei 2024 06:53 WIB ·

Wrc Akan Melakukan Pegaduan di Kantor BPN Sul Sel Terkait lahan Milik H Murniti Diduga di Klaim Oleh Oknum Mantan ASN Pemda


 Wrc Akan Melakukan Pegaduan di Kantor BPN Sul Sel Terkait  lahan Milik H Murniti Diduga di Klaim Oleh Oknum Mantan ASN Pemda Perbesar

HUKRIM- Anggota DPRD Kabupaten Bulukumba – Komisi A, menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait sengketa lahan yang belum ada kejelasan sampai hari ini lahan tersebut berlokasi di belakang Mesjid Islamic Center Dato Tiro Kab. Bulukumba.

Rapat Dengar Pendapat (RDP) Yang sudah di lakukan sebelumya oleh komisi A
digelar kembali karna belum ada kejelasan,rapat Komisi A tersebut, di Pimpin langsun oleh Ketua Komisi A, Drs.H. Andi Pangerang Hakim meminta kepada kedua pihak untuk menunjukkan berbagai bukti administrasi terkait kepemilkan lahan tersebut, baik oleh Pemerintah Daerah maupun dari pihak Ibu Hj. Murniati,

“Kiat tentu mengharapkan kepada kedua pihak agar senantiasa memberikan bukti terkait kepemilikan lahan tersebut dan tentu pada rapat ini kita juga tentu berharap untuk pihak-pihak terkait dapat memberikan penjelasan terkait permasalahan ini” jelasnya.

Sementara itu, Hj. Murniati sebagai penggugat memberikan penjelasan terkait kepemikilkan dari tanah yang berada di belakang bangunan ICDT tersebut.
“Tanah tersebut merupakan tanah milik saya yang saya beli pada tahun 1996 dari bapak Ambo Tuo dan kepemilikan tanah tersebut beratas namakan suami saya” jelasnya.

Lebih lanjut, Murniati juga memaparkan terkait batas tanah yang dibeli oleh Pemerintah Daerah pada masa kepemimpinan Bupati Andi Patabai Pabokori, untuk dijadikan sebagai lahan pembangunan ICDT Kab. Bulukumba.

“Tanah yang dijadikan lahan untuk membangun ICDT memang adalah milik saya yang telah dibeli oleh Pemerintah Daerah pada masa kepemimpinan Andi Patabai Pabokori, tetapi terkait lahan yang ada dibelakang ICDT tersebut tidak termasuk dari lahan yang saya jual pada saat itu” ungkapnya.

Andi Pangerang lebih lanjut mengungkapkan diperlukan kajian lebih dalam terkait permasalahan ini, serta tentu kita memerlukan arsip-arsip terkait jual beli lahan tersebut untuk menjadi dasar dalam upaya penyelesaian ini.

Lembaga Anti Rasuah Watch Relation of Corruption (WRC) Sulawesi Selatan akan mendampingi H.Murniati melakukan Pegaduan ke BPN Sul Sel terkait adanya Mantan ASN Diduga melakukan tindakan Perampasan hak dengan cara Menerbitkan sertifkat tanah di kawasan mesjid ICDT Kab.Bulukumba

Sebelumya tempat peagduan di BPN diresmikan oleh Menteri ATR/BPN, AHY ruang pengaduan mafia, . Lokasi di Kantor Wilayah BPB, Sulawesi Selatan. Ruang pengaduan mafia itu diberi nama ‘Balla Pa’Jammakkang.

Menteri ATR/BPN AHY didampingi oleh Kepala Kanwil BPN Sulsel, Tri Wibisono. Kehadiran ruang pengaduan ini diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik dan dapat melahirkan hasil yang responsif dan komprehensif.

Artikel ini telah dibaca 56 kali

Baca Lainnya

Pengusaha Muda Andi Muhammad Algazali Temui Muhaimin Iskandar Setela Ambil Formulir Bakal Calon Bupati ke PKB

12 Mei 2024 - 13:04 WIB

Ahli Ungkap Downline Fiktif Dugaan Korupsi Eks Pimca Bulog Dengan Kerugian Negara 1,7 Miliar

7 Mei 2024 - 07:38 WIB

Aliansi Masyarakat Bersatu Menyoroti Perum Bulog Bulukumba Ada Apa, Gudang Tutup Petani Gabah Mengeluh

4 Mei 2024 - 12:11 WIB

Wrc Sul Sel Meminta Pemkot Makassar Menutup Gudang Sumber Jaya Motor, Diduga Abaikan Perda dan Tidak Memiliki Izin

29 April 2024 - 10:26 WIB

Oknum Polisi Aniaya Istri yang Sedang Hamil, Dilaporkan ke Polda Sumut

16 April 2024 - 22:42 WIB

Hati Hati Menbuat Laporan Fiktif Penggunaan Dana Bos, Oknum Operator Dinas Pendidikan Dituntuk Empat Tahun Penjara

11 April 2024 - 01:32 WIB

Trending di HUKRIM