Menu

Mode Gelap
Asatu Desak Kejari Bulukumba Segera Tetapkan Tersangka Kasus UPPO Bulukumba Satu Lagi, Komplotan Curnak di Bulukumba Diringkus Polisi WRC dan PSMP Sulsel Desak Pengusutan Dugaan Pengelolaan Kawasan Lindung di Batu Tongkaraya Bantu UMKM di Bulukumba, HIPMI Bakal Gelar Ramadhan Fair 2023 Teroris KKB Kembali Menyerang dan Tembak Warga Sipil di Yahukimo, Pelaku Pecatan Prajurit TNI

HUKRIM · 16 Mar 2023 15:58 WIB ·

WRC Katakan Telah Memiliki Bukti Dugaan Keterlibatan Kepala Desa Pada Kasus UPPO di Bulukumba


 WRC Katakan Telah Memiliki Bukti Dugaan Keterlibatan Kepala Desa Pada Kasus UPPO di Bulukumba Perbesar

TARGET INVESTIGASI NUSANTARA.COM — Lembaga Anti Rasuah Watch Relation of Corruption (WRC) Sulawesi Selatan kembali menyoroti Kasus dugaan korupsi pada Program pengadaan Unit Pengelolahan Pupuk Organik (UPPO) dari Kementerian Pertanian tahun anggaran 2021/2022.

WRC menyoroti kasus dugaan pemotongan fee yang dilakukan oknum yang tidak bertanggung jawab dalam program Aspirasi salah satu anggota DPR-RI Melalui kementerian pertanian Direktorat Jenderal sarana dan prasarana, sebagaimana Dinas Pertanian Bulukumba sebagai Tim Teknis Kegiatan.

Diketahui Lembaga Pengawas Aset Negara Republik Indonesia ini (WRC) merupakan badan hukum dari Direktorat Ditjen AHU KemenkumHam, WRC berdiri sejak 2018 lalu, yang fokus dalam penyelamatan dan pengawasan aset negara.

Kabarnya, WRC Sulsel akan menyambangi  kantor Kejati Sulsel terkait kasus tersebut, dan mengaku akan mengawalnya sampai tuntas.

Menurut investigasinya, ada dugaan keterlibatan beberapa kepala desa dalam menyalahgunakan anggaran Program UPPO tahun 2021 itu.

Andi Irsan, Koordinator Divisi Pengawasan dan Penindakan WRC Kabupaten Bulukumba mengaku sudah mengantongi beberapa bukti terkait dugaan kepala desa yang terlibat dalam kasus tersebut.

Diketahui dugaan kasus Korupsi Anggaran UPPO tahun 2022 telah ditangani Kejari Kabupaten Bulukumba dengan status Penyidikan.

Andi Irsan didampingi langsung beberpa rekan pengacara dari lembaga Hukum untuk mengawal kasus dugaan kepala desa yang ikut serta menikmati anggaran pemerintah pusat itu.

WRC juga meminta Kejari Bulukumba agar mempercepat proses penyidikan dan penetapan tersanka kasus UPPO itu.

“Tentu yang kita tanyakan hari ini adalah sejauh mana perkembangan kasus uppo yang ditangani Kejari Bulukumba,” Katanya.

“Kami menganggap  belum ada kejelasan dari pihak Kejari,” Tambanya.

WRC juga meminta Aparat Penegak Hukum(APH) untuk propesional dan terbuka kepada seluruh elemen masyarakat, demi menjaga kepercayaan Publik terhadap APH di Bulukumba.

“Tentunya kasus ini sangat merugikan negara, kami harap Kejari Bulukumba membuka pada publik hasil dari Tim Auditor soal berapa kerugian negara dalam kasus ini,” Tutup dia.

Artikel ini telah dibaca 506 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ahli Ungkap Downline Fiktif Dugaan Korupsi Eks Pimca Bulog Dengan Kerugian Negara 1,7 Miliar

7 Mei 2024 - 07:38 WIB

Wrc Akan Melakukan Pegaduan di Kantor BPN Sul Sel Terkait lahan Milik H Murniti Diduga di Klaim Oleh Oknum Mantan ASN Pemda

4 Mei 2024 - 06:53 WIB

Wrc Sul Sel Meminta Pemkot Makassar Menutup Gudang Sumber Jaya Motor, Diduga Abaikan Perda dan Tidak Memiliki Izin

29 April 2024 - 10:26 WIB

Oknum Polisi Aniaya Istri yang Sedang Hamil, Dilaporkan ke Polda Sumut

16 April 2024 - 22:42 WIB

Hati Hati Menbuat Laporan Fiktif Penggunaan Dana Bos, Oknum Operator Dinas Pendidikan Dituntuk Empat Tahun Penjara

11 April 2024 - 01:32 WIB

Viral, Akibat THR Belum Cair 2 Anggotan DPRD Ngamuk Pecahkan Pintu Kaca Kantor

6 April 2024 - 16:03 WIB

Trending di HUKRIM