TARGET INVESTIGASI NUSANTARA-Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Bulukumba berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika golongan I jenis sabu dengan mengamankan seorang pria yang berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negara ASN

Kasat Narkoba Polres Bulukumba AKP Akhmad Risal mengungkapkan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat pada Kamis, 26 Februari 2026, yang menyebutkan bahwa pelaku dicurigai menguasai narkotika jenis sabu.

Kasus ini diungkap pada Minggu, 01 Maret 2026 sekitar pukul 01.30 WITA. Pelaku diamankan oleh anggota Opsnal Sat Resnarkoba Polres Bulukumba di Perumahan BTN Aufar, Dusun Borongpaoe, Desa Polewali, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba.

Berdasarkan informasi tersebut, tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres Bulukumba langsung melakukan rangkaian penyelidikan hingga akhirnya diketahui bahwa barang bukti sabu disimpan di rumah kebun milik pelaku serta di rumah orang tuanya di Kecamatan Kindang,” ungkap AKP Akhmad Risal. Sabtu (7/3).

Selanjutnya, tim opsnal melakukan penggeledahan di rumah kebun yang lokasinya tidak jauh dari rumah orang tua pelaku. Dari lokasi tersebut, petugas berhasil menemukan 1 sachet kecil dan 1 sachet sedang plastik bening yang diduga berisi narkotika jenis sabu.

Pencarian kemudian dilanjutkan ke rumah orang tua pelaku. Di lokasi kedua ini, petugas kembali menemukan 1 sachet plastik besar bening yang juga diduga berisi narkotika jenis sabu.

Dari hasil penimbangan, total barang bukti sabu yang ditemukan di dua lokasi tersebut mencapai total 45,8125 gram.

Setelah mengamankan barang bukti, tim opsnal kemudian melakukan pencarian terhadap pelaku. Hingga akhirnya pada Minggu dini hari (1/3/2026) sekitar pukul 01.30 WITA, pelaku NS berhasil diamankan di BTN Aufar, Dusun Borongpaoe, Desa Polewali, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba.

Saat ini pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Bulukumba guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Barang bukti sabu serta sampel urine pelaku juga telah dikirim ke Laboratorium Forensik Polda Sulawesi Selatan untuk dilakukan pemeriksaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *